Antibodi Igm Yang Sangat Efisien Sebagai Penyebab Penggumpalan Atau Perusak Sel

Karena IgM dari obat herbal untuk penyakit diabetes melitus sebagian besar terdapat dalam darah dan cepat bertambah sebagai respons terhadap.infeksi, maka sangat mungkin IgM berperanan penting dalam kasus-kasus bakteremia, Isohernaglutinin (anti-A, anti-B) dan banyak antibodi “alamiah” terhadap jasad renik biasanya tergolong IgM; antibodi terhadap antigen “O” tifoid (endotoksin) dan antibodi “SfR” pada sifilis tergolong pula dalam .kelas ini. IgM rupanya mendahului IgG dalam pembenmkan respons.imun pada vertebrata.

Imunoglobulin D

Kelas ini setelah penemuan sejenis protein mieloma yang tidak memiliki kekhususan antigenik dari IgG, A, atau M, meskipun dapat bereaksi dengan antibodi terhadap rantai pendek imunoglobuiin serta memiliki struktur dasar 4-peptida. Di anrara pelbagai kelas imunoglobulin, IgD sangat peka terhadap degrddasi proteolirik, dan ini mungkin dapat menerangkan paruh.umur IgD yang pendek dalam plasma (2, 8 hari). Perkembangany^ngmenegangkan dialami ketika dapat dibuktikan adanya IgD pada permukaan sebagian limfosit darah, sering bersama IgM. Rupanya besar kemungkinan IgD dan IgM berfungsi saling mempengaruhi sebagai reseptor antigen dalam mengendalikan aktivasi dan penekanan limfosit.

Imunoglobulin E

immunoglobulin ePada serum hanya terdapat IgE dalam konsentrasi yang sangat rendah dan hanya sebagian kecil sel plasma dalam badan membentuk imunoglobulin ini. Dengan demikian tidaklah mengherankan bahwa sampai kini hanya enam kasus mieloma IgE yang ditemukan, dibandingkan dengan puluhan ribu para proteinemia IgG. Antibodi IgE akan tetap melekat untuk waktu lama, mungkin pada mastosit, bila disuntikkan ke dalam kulit manusia. Hubungan dengan antigen menyebabkan mastosit berdegranulasi dengan melepaskan amina vasoaktif. Proses ini adalah penyebab gejala-gejala demam karena kepekaan terhadap rumput kering (bayfezter) dan asma yang penyebabnya berasal dari luar tubuh, misalnya bila penderita dengan alergi aiopik berhubungan dengan alergennya, seperti misalnya tepung sari rumput. Peranan faal utama dari IgE belum jelas tetapi diketahui bahwa kadar IgE dalam serum sangat naik bila ada infeksi dengan parasit tertentu khususnya cacing; disangka bahwa pelepasan histamin akibat hubungan antigen parasit dengan antibodi IgE yang terikat pada mastosit dalam dinding usus akan mempermudah pengeluaran parasit-parasit tersebut.