Orang-orang sehat boleh memandang diri mereka beruntung

Sang putera yang perokok seperti ayahnya hanya takut secara samar bahwa dia akan mengidap kanker paru-paru pada usia tua. Dia tidak menyangkal bahwa, sama halnya dengan makanan-makanan yang menggemukkan, rokok adaiah penyebab kematian mendadak dari ayahnya – dan juga menanamkan benih-benih serangan jantung untuk dirinya sendiri. Si ibu dan si putera baru akan terkejut kalau mereka tahu bahwa cara mengobati penyakit diabetes yang sudah parah satu dari tiga kenalinnya – bahkan iatu dari tiga orang di Amerika Utara dan Eropa – akan tewas karena serangan jantung. Di sepanjang Sungai Nil, seorang fellah (petani) menanam batang-batang kapasnya yang kedua pada tahun itu.

sehat healtPemerintahnya telah membangun bendungan di hulu sungai dan sekarang saluran-saluran irigasi senantiasa mengalirkan air sepanjang tahun. Ketika membungkuk untuk mencabut sebatang rumput, bagian bawah perutnya terasa sakit dan tidak seperti biasa dia merasa leiah. Kembali dia tak sanggup menyelesaikan pekerjaannya pada hari itu. Ketika dia buang air di tepi terusan, tanpa sadar dia menuangkan ke dalam air ribuan telur cacing melalui air seninya, yang warnanya semerah darah. Penyakit itu tidaklah diidapnya sendiri. Memang air yang senantiasa tersedia sepanjang tahun telah melonjakkan pendapatan petani di desanya, tetapi separoh dari penduduk desa tersebut kini mengeluh gampang sakit dan cepat lelah.

Tiga di antaranya telah meninggal dengan sebab-sebab yang tidak jelas. Tak berbeda dengan 200 juta penduduk lainnya yang bertempat tinggal di dekat sungai-sungai tropis yang mengalir lambat di mana tak ada fasilitas selokan yang terjamin, dia terserang oleh penyakit schistosomiasis. Tapi keberuntungan itu tak banyak artinya berhadapan dengan pola-pola penyakit dan’ kematian yang menghantui tiap masyarakat. Sekian banyak variasi dalam kondisi kesehatan antar-negeri dan antar kelompok kebudayaan mencerminkan perbedaan-perbedaan dari segi lingkungan sosial dan fisik. Dan kekuatan-kekuatan yang membentuk pola-pola kesehatan semakin digalakkan oleh berbagai kegiatan dan keputusan manusia. Sulit dibantah bahwa sesungguhnya dalam menciptakan gayahidupnya, tiap masyarakat juga telah menciptakan cara kematiannya. “Lingkungan” yang mempengaruhi kesehatan bukan hanya sekedar segi estetis dari lingkungan alamiah kita seperti banyak dikira orang.